tanggung jawab perusahaan
1.
Terhadap
lingkungan
2.
Terhadap sosial masyarakat
3.
Terhadap karyawan
Saya dan teman saya mensurvei sebuah usaha kecil rumahan.
Seperti yang kita ketahui pekalongan terkenal sebagai kota batik. Mangapa
demikian ? hal ini disebabkan banyak masyarakat pekalongan yang berprofesi
sebagai pembatik, baik itu batik tulis, ataupun cap. Tentunya kemajuan ini
memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya berkurangnya angka
pengangguran dan memajukan nama kota pekalongan. Dampak negatifnya, masyarakat
kurang memperhatikan lingkungan disekitar.
Salah satu industri rumahan yang ikut membantu
perekonomian di pekalongan adalah industri rumahan pembuat batik yang dirintis
oleh M Husein Bawafi (23 tahun) yang bertempat tinggal di Bumi Rejo jalan Kyai
Haji Ahmad Dahlan Pekalongan Barat. Dia memulai usaha pembuatan batik sejak 2
tahun yang lalu. Dan sekarang telah memiliki 9 karyawan. Beberapa karyawannya
merupakan anak-anak yang putus sekolah, dan ada pula yang masih bersekolah.
Setelah kami meneliti ternyata industri rumahan ini belum
memenuhi seluruh tanggung jawabnya sebagai perusahaan. Satu yang sulit di
pertanggungjawabkan adalah limbah dari hasil proses industri tersebut.Mengapa
demikian,? menurut penuturan husein “limbahnya dibuang disungai, karena mau
buat pembuangan membutuhkan dana yang tidak sedikit.” “ lagi pula pembuat batik
yang lain juga sama, membuang limbah disungai.” Tambahnya. Beliaupun meminta,
sebaiknya pemerintah juga ikut serta menangani limbah ini, dengan cara membuat
pembuangan limbah batik disuatu tempat,
yang nantinya pemerintah juga membantu pengelolahan
limbah tersebut dengan baik dan benar.
Untuk tanggung jawab yang lain, pengusaha kecil seperti
ini sudah memenuhi tanggung jawabnya. Untuk di lingkungan masyarakatnya,
pengusaha biasanya memberikan hasil produksinya untuk masyarakat disaat hari
raya, serta memberi sumbangan kepada para fakir miskin. Dia juga ikut
berpartisipasi dalam kegiatan sosial keremajaan. Jika prilaku terhadap karyawannya, pengusaha
kecil seperti ini lebih menganut sistem kekeluargaan. Hal ini dilihat dari jam
kerja yang diberlakukan kepada para pekerja. Berikut ini hasil rincian tanggung
jawab sosial perusahaan yang sudah dipenuhi dan belum dipenuhi oleh pengusaha
rumahan :
A.
Keadaan lingkungan di sekitar tempat produksi: keadaan
sungai di depan rumah warga sangat menghawatirkan
1.
Air yang keruh dan berwarna gelap
2.
Sampah dari limbah rumah tangga serta limbah industri
3.
Bau yang tidak sedap
B.
Filantropy (kedermawanan) adalah tanggung jawab seorang
pengusaha terhadap lingkungan sosial masyarakat
a.
Karena industri ini memproduksi batik, maka setiap hari
raya, memberikan bahan/hasil produksinya kepada warga sekitar, dan jika ada
warga yang tidak mamapu diberi uang
b.
Sang pemilik merupakan aktifis di IPNU. Jika ada kegiatan
dari IPNU dia ikut menyumbang dana hasil usahanya.
C.
Sikap etis kepada pekerjanya, sudah terpenuhi hal ini
dikarenakan industri rumahan lebih menganut sistem kekeluargaan dalam
menjalankan usahanya, jam kerja yang di barlakukan sekitar 8 jam dalan 1 hari
kerja
No comments:
Post a Comment